PantaiPantai Ngurbloat
Hamparan pasir putih sehalus tepung sepanjang 3–5 km, pernah dinobatkan National Geographic sebagai pantai berpasir terhalus di Asia. Air toska jernih menemani senja yang dramatis.
Lihat di PetaUsob o
Terima kasih




Festival Pesona Meti Kei
Ketika laut mundur hingga berkilo-kilometer, ia membuka gerbang menuju keajaiban alam: pasir terhalus di dunia, laut jernih sebening kaca, dan gugusan pulau bagai permata. Selamat datang di surga tersembunyi Kepulauan Kei.
Selami lebih dalam




“Saat air surut bermil-mil jauhnya, laut membuka gerbangnya — hamparan pasir putih sehalus tepung yang membelah birunya samudera. Di Pantai Ngurbloat dan Pasir Timbul Ngurtavur, alam Kei memperlihatkan wajahnya yang paling murni: pasir terhalus di dunia, laut jernih sebening kaca, dan burung pelikan Australia yang bermigrasi ke tepian. Inilah keindahan alam yang menyatu dengan napas masyarakat Kei.”
Tak perlu panggung buatan. Di Kepulauan Kei, alam adalah pentasnya — hamparan pasir putih, tebing kapur, dan laut jernih menjadi latar Tari Belan dan Tari Sariat yang agung. Dentuman Tifa dan alunan gong Dada mengiringi langkah penari di atas pasir yang dihanyutkan surut, mementaskan harmoni antara manusia dan alam kepulauan yang tak terlupakan.
Pantai Ngurbloat, Langgur–Tual, Kepulauan Kei






Dari Pantai Ngurbloat hingga Pulau Bair, perairan Kei adalah surga bahari yang masih murni — air toska jernih, terumbu karang bermekaran, dan gugusan pulau bagai permata di Banda. Lomba perahu layar tradisional Belan merayakan keberanian menjelajahi laut ini, mengingatkan kita pada leluhur Kei yang merajut pulau-pulau dengan sentuhan dayung, bukan penaklukan.
Desa Ngadi, Pulau Dullah Utara (Start Lomba Perahu Belan)
Di balik Festival Meti, Kepulauan Kei menyimpan surga yang tak pernah tidur: pasir terhalus di dunia, laut sebening kaca, gugusan pulau bagai permata, dan goa-gua yang menyimpan misteri. Jelajahi keindahan alam Evav — pilih kategori, temukan spot, lalu rancang petualanganmu.
Keindahan Kei tidak hanya ada di pasir dan lautnya, tapi juga pada napas-napas kecil yang menghuninya. Dari pelikan Australia yang datang saat pasir timbul membentang, hingga burung dan satwa hutan yang menjadi saudara alam masyarakat Kei — mereka adalah tamu abadi yang membuat Evav tetap hidup.
“Melalui sasi laut, kita menjaga habitat bersama — karena manusia dan satwa di Kei adalah saudara dalam satu napas. Menjaga mereka berarti menjaga rumah kita sendiri.”



Menjaga Keindahan Alam
Eka Bagus Spot menyimpan bentangan alam Kepulauan Kei yang masih asri — hijaunya vegetasi, jernihnya air, dan ketenangan ekosistem yang terjaga. Di sinilah keindahan alam Kei paling utuh: tempat burung pelikan berteduh, penyu belimbing bertelur, dan terumbu karang bernapas tanpa gangguan.
Di balik keindahan ini, tersimpan cerita tentang cinta dan pengabdian. Eka Bagus Spot adalah dedikasi bagi dua jiwa muda UGM yang mendedikasikan tenaga terakhirnya untuk Tanah Evav. Tempat ini menjadi pengingat abadi akan jasa mereka, di mana masyarakat desa kini mengenang mereka bukan lagi sebagai tamu, melainkan sebagai keluarga yang pulang ke pangkuan alam.

Rencanakan Kunjungan
Dari Pasir Timbul Ngurtavur yang membelah laut, Pantai Ngurbloat berselimut pasir terhalus di dunia, Pulau Bair bak Raja Ampat mini, hingga Goa Hawang berair sebening kaca — keindahan alam Kei menanti. Festival mengikuti ritme bulan, bergeser mengikuti surut ekstrem yang ajaib. Pantau jadwal resmi Dinas Pariwisata Maluku Tenggara, siapkan penerbangan menuju Langgur, dan jadilah bagian dari perayaan alam yang hanya terjadi setahun sekali. Sampai jumpa di Tanah Evav.
Meti hanya setahun sekali —Pantau Jadwal Resmi